Kemhan Evaluasi Menyeluruh Latsarmil SPPI Usai Tiga Peserta Meninggal Dunia

Redaksi - Jumat, 26 Juni 2026 21:52 WIB
Kemhan Evaluasi Menyeluruh Latsarmil SPPI Usai Tiga Peserta Meninggal Dunia
bulat.co.id - JAKARTA | Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan (SPPI) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), menyusul meninggalnya tiga peserta selama mengikuti pelatihan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan evaluasi dilakukan bersama Panitia Seleksi Nasional dan seluruh penyelenggara program guna memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai standar, terutama dari sisi keselamatan peserta. Hal tersebut disampaikan pada Jumat (26/6/2026), dilansir dari Kompascom.

Advertisement

Menurut Rico, evaluasi mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari proses seleksi kesehatan, pengawasan medis selama pelatihan, deteksi dini terhadap kondisi kesehatan peserta, hingga prosedur penanganan apabila ditemukan gangguan kesehatan.

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa Latsarmil merupakan bagian dari kurikulum SPPI yang bertujuan membentuk karakter, disiplin, integritas, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut, kata dia, tidak dimaksudkan untuk mencetak prajurit, melainkan membekali calon pengelola koperasi desa dan kampung nelayan agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional.

Terkait kemungkinan perubahan metode maupun bentuk pelatihan, Rico menyatakan seluruh hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyempurnakan penyelenggaraan program di masa mendatang. Kemhan, lanjutnya, berkomitmen memastikan pelatihan tetap mengutamakan keselamatan peserta tanpa mengurangi tujuan pembentukan karakter.

Selain itu, Kemhan juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga peserta Program SPPI. Salah satu peserta yang meninggal dunia adalah Anisa Muyassaroh, yang wafat setelah mengikuti pelatihan di Satuan Pendidikan dan Kejuruan Resimen Induk Daerah Militer (Satdik Dikjur Rindam) VI/Mulawarman, Balikpapan.

Kemhan menegaskan evaluasi yang tengah berlangsung diharapkan dapat menghasilkan perbaikan menyeluruh agar pelaksanaan program SPPI ke depan berlangsung lebih aman, profesional, dan tetap mencapai tujuan pembinaan karakter bagi para peserta.

Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru