UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan

Sugiatmo - Minggu, 28 Juni 2026 08:54 WIB
UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
bulat.co.id/dok
UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
Advertisement
Dede Ansyari yang merampungkan pendidikan S3-nya dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia ini, menyampaikan pertanyaan mewakili 1000 mahasiswa yang menghadiri acara dimaksud. Menurut Dede, kebanyakan mahasiswa takut gagal ketika mau buka usaha.

Baca Juga:
Ryalsyah Putra mengakui, bahwa buka usaha itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. "Buka usaha itu butuh semangat tinggi, semangat untuk maju, semangat menghadapi tantangan, semangat menerima hasil (untung atau rugi). Kalau sudah punya semangat itu, kita optimis mahasiswa yang buka usaha itu akan berhasil. Karena memang tidak ada yang berhasil secara instan ketika buka usaha. Mulailah buka usaha kecil-kecilan, nanti ketika buka usaha besar sudah tahan banting," jelasnya.

Ryalsyah Putra menambahkan, bahwa anggota HIPMI Kota Medan punya mental baja, banyak belajar dari pengalaman anggota lainnya. HIPMI menurutnya membuka banyak akses, pemikiran dari anggota yang sudah berhasil dan eksis.

"Inilah perlunya jaringan, yang pada akhirnya bisa melakukan kerjasama bisnis dengan anggota HIPMI lainnya, dan ini yang membantu kita terus berkembang dan saling membesarkan," ujarnya.

Ryalsyah mengajukan tantangan kepada mahasiswa UNPRI untuk buka usaha F&B sambil dimentory pengusaha F&B anggota HIPMI Kota Medan yang sudah sukses, atau melakukan magang penyesuaian (apakah magang bersertifikat atau magang berdampak), atau dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa buat Job Fair yang lebih meriah.

Ditanya Dede soal sikap adaptif buka usaha khususnya terhadap era digital saat ini, Zulham Effendi mengatakan, mau tak mau, siap tidak siap, harus siap beradaptasi dengan teknologi informasi. "Mau pakai platform apa pun, yang penting tahu jelas segmen pasar dari usahanya.

Misal di daerah tertentu sukanya menggunakan sosmed IG, ya jangan lagi promosi di sana menggunakan aplikasi lain. Tim marketing kita dorong sesuai dengan platform yang disukai, kemudian kita konsisten disertai dengan hospitality," tandasnya.

Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru