Warga Desa Sanggapati Tapsel Tanam Diri Protes Pengrusakan Kebun oleh PT TPL
Pardamean Pulungan salah satu warga setempat ke awak media mengatakan bahwa kebun karet dan sawit yang telah puluhan tahun dikelola warga sekarang sudah rata dengan tanah. Dan aksi ini sudah pernah terjadi namun pihak PT TPL selalu melakukan aktifitasnya di lahan kebun tersebut
"Bagaimana kita tidak kesal sudah puluhan tahun kebun untuk menafkahi keluarga sudah rata dengan tanah dirusak 14 unit alat berat PT TPL ini", ujar Pardamean.
Baca Juga:
Dihimbau Pardamean ke Presiden RI Joko Widodo dan para pejabat lainnya agar dapat membantu sengketa warga dengan PT TPL dimana ber kebun karet dan sawit adalah mata pencaharian untuk kebutuhan keluarga
"Kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo dan para Pejabat lainnya mohon membantu sengketa warga dengan PT TPL sebab kebun karet dan sawit yang dirusak adalah mata pencaharian untuk kebutuhan keluarga", pinta Pardamean.
Tampak sejumlah warga Desa Sanggapati Tapsel melakukan tanam diri protes pengrusakan kebun mereka dan saat pihak PT TPL dikonfirmasi terkait aksi warga tersebut belum memberikan tanggapan
450 Kg Lele Dipanen Perdana dari 6 Kolam Bundar Pokdakan Panindoan Sipirok
Korban Kebakaran di Desa Situmba Dapat Bantuan Dari Bupati Tapsel
Kapolres Bersama Bupati Tapsel Turdes dan Bagi-Bagi Sembako
Polsek Batangtoru Tanggapi Keluhan Warga, Perbaiki Jembatan Penghubung Dua Desa
Wabup Tapsel Buka Poss Cup III Legend U-35, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan