Densus 88 Polri Gandeng Habib Bob Kribo Gelar Kegiatan Bertajuk Perkuat Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan
Dibalik gerakan radikal yang sering meyeruak ke permukaan, kata habib kribo tidak selamanya demi kepentingan atau bermotif idelogi semata, justru yang lebih banyak adalah motif ekonomi, bisnis politik.
Baca Juga:
Mereka, kata habib kribo, sering kali berkoar-koar mengatasnamakan Islam dan mengkafir-kafirkan sesama. Demonstrasi berjilid-jilid, mendiskreditkan pemerintah dan mengatakan pemerintah anti Islam, padahal tujuan sesungguhnya hanya ingin mendapatkan uang, di belakang mereka ada kepentingan politik aktor tertentu.
"Ribut-ribut soal agama ini selalu muncul menjelang pilpres kan. Rizieq [Habib Rizieq Syihab] itu hanyalah pion! Ada raja [Aktor Politik dan ekonomi] dibelakang dia. Kalau tidak ada yang membiayai masa mau maju sih," ungkap habib Kribo.
Baca Juga :2.497 Korban TPPO Telah Diselamatkan Polri,Dibahas Dalam AMMTC ke-17 di Labuan Bajo
Namun demikian, ia juga tak memungkiri keberadaan kelompok teroris yang kerap melakukan aksi bom bunuh diri.
Menurutnya, mereka adalah korban dari pencucian otak yang dilakukan oleh kelompok tertentu, yang mengaku dirinya Islam namu prilakunya melenceng diluar ajaran Islam, karena menurutnya dalam ajaran Islam itu sendiri tidak pernah mengajarkan dan membenarkan praktek yang demikian.
"Tuhan itu nyiptain kita di dunia ini supaya hidup enak, bukan untuk cari mati. inikan aneh, malah mereka membunuh orang lain, mengatasnamakan Tuhan." tandasnya.
Terhadap kelompok- kelompok ini, menurut habib Kribo, kita perlu bertindak dan bersikap tegas. kita harus menolak pemahaman mereka, menjaga persatuan dan saling menolong sesama manusia tanpa membedakan agama, suku dan budaya.
Enam Orang Meninggal dalam Gempa M7 di Flores, NTT
Enam Orang Meninggal dalam Gempa M7 di Flores, NTT
Bersama Dandim, Kapolres Labuhanbatu Tinjau Warung Polri Presisi Pekan Ke-19
Cara Mengurus SKCK untuk Melamar Kerja
Berkesinambungan, Polres Labuhanbatu Buka Warung Polri Presisi Hingga Minggu Ke-18