BPOLBF Enggan Menanggapi Permintaan Pemerintah Untuk Mencari Solusi Atas Persoalan Upah Para Pekerja Proyek Parapuar
Permintaan itu dikatakan Wabup Weng ketika diwawancara Jurnalis media ini pada Rabu, 21 Mei, siang usai dirinya mengikuti rapat paripurna pembukaan masa sidang III DPRD kabupaten Manggarai Barat.
Sebelumnya keprihatinan itu diutarakan oleh Inocentius Peni, salah satu anggota DPRD Manggarai Barat dari Partai Amanat Nasional [PAN] saat rapat berlangsung.
Baca Juga:
Ino saat itu meminta pemerintah untuk secepatnya mendesak BPOLBF mencari solusi atas persoalan yang dihadapi oleh para pekerja.
Diketahui bahwa, beberapa sub kontraktor dari proyek tersebut telah berada di Jakarta sejak tiga minggu lalu untuk mencari direktur PT. Cipta Jaya Piranti, sebuah perusahaan yang beralamat di Jakarta sebagai pemenang tender atas proyek senilai Rp. 2.3 miliar, namun tidak berhasil ditemui.
Atas peristiwa itulah, Ino mendesak pemerintah kabupaten Manggarai Barat untuk segera menyikapi persoalan tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama BPOLBF, Frans Teguh enggan menanggapi pertanyaan Jurnalis media ini. Alih alih menjawab, Frans malah meminta Jurnalis media ini untuk menghungi Lia, salah satu staf di BPOLBF yang membidangi urusan konflik.
"Maaf .. mohon kontak dengan Ibu Lia Tim Konlik BPOLBF yang akan sampsikan klarifikasi.. tks Pak," jawab Frans melalui pesan Whatsapp. Jumat, [23/5] siang.
Media ini mencoba menghubungi Lia, namun tidak ditanggapi.
Jurnalis media ini kembali menghubungi Lia pada Sabtu, [24/5] pagi, tetap tidak ditanggapi.
Kecamatan Aek Bilah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2026
Peringatan Harkitnas Ke-118 Dimaknai Sebagai Refleksi Sejarah
Bupati Tapsel Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas Ke-118 Tahun 2026
Wabup Tapsel Launching ILP UPT Puskesmas Hutaraja dan Pustu Manompas
Diduga Ada Keterlibatan Oknum TNI, Aliansi Mahasiswa Pemuda Sumatera Utara Gelar Aksi di Depan Pom Dam I/BB