Kelangkaan Pupuk di Tapsel Terjawab, Pemerintah Salurkan 15 Ton ke Koptan Tinggal 10 Ton Lagi
Pendistribusian pupuk diterima Koptan disampaikan Nur Annisa Harahap, Pengusaha Usaha Dagang (UD) NISA, saat dihubungi oleh awak media, Sabtu (8/6/2024).
Menurut Nur Annisa, terdapat 25 ton pupuk bersubsidi yang tersedia hari ini dan sebanyak 15 ton telah disalurkan ke sejumlah Koptan. Selanjutnya, besok akan disalurkan sebanyak 10 ton lagi ke Koptan lainnya.
Baca Juga:
Dijelaskan oleh Nur Annisa, dari jumlah total 25 ton tersedia, pupuk bersubsidi tersebut ditujukan bagi Koptan yang berada di Kecamatan Angkola Muaratais, yakni Muaratais I, Muaratais II, Muaratais III, Bintuju, dan Janji Mauli.
Sebelumnya, para petani di Kecamatan Angkola Muaratais mengalami kekecewaan atas langkanya pupuk bersubsidi dan ketidakjelasan regulasi pemerintah dalam hal tersebut.
Polemik terkait distribusi pupuk bersubsidi ini tidak terlepas dari peran Anggota DPRD Komisi B Kabupaten Tapsel, Eddy Harianto Hasibuan, yang melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pupuk Indonesia (PI) dan distributor Sang Hyang Seri (SHS) untuk segera menanggapi keluhan petani di Tapsel khususnya di Angkola Muaratais.
Hasilnya, distribusi pupuk akhirnya dilakukan melalui UD NISA.
Eddy menegaskan agar pihak-pihak terkait yang terlibat dalam penyaluran pupuk harus lebih jeli dan teliti agar petani tidak perlu mengeluh dan merasa kecewa atas kelangkaan pupuk bersubsidi.
"Saya harapkan pendistribusian pupuk bersubsidi ini tepat waktu agar tidak menunda pemupukan pada sawah para petani kita," ungkap Eddy, yang juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Tapsel.
Pemkab Tapsel Dukung Program Desa Binaan USU Tahun 2026
Wabup Tapsel Lepas Kafilah MTQ ke-40 Tingkat Provsu Tahun 2026
Bupati Tapsel Ajak Warga Angkola Barat Manfaatkan KUR Nol Persen Pada Tahun Pertama
Stok Pupuk Bersubsidi di Sergai Dipastikan Mencukupi, Distribusi Juni 2026 Berjalan Normal
Bupati Tapsel Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026