Viral, Pasien Terlantar di Puskesmas Negeri Lama, Hanya Terbaring di Ambulan Tanpa Ada Penanganan Medis
Hendra Mulya - Selasa, 18 April 2023 23:21 WIB
Istimewa
bulat.co.id -Video seorang wanita yang mencurahkan isi hatinya lantaran bapaknya tidak mendapatkan pelayanan medis meski sudah beberapa lama terbaring di ambulan viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun tiktok Jiaashop, terlihat seorang wanita mengarahkan kamera handphonenya ke arah ambulan yang didalamnya berada orang tuanya yang sedang sakit.
Meski sudah beberapa lama tiba di puskesmas yang diketahui berada di Negeri Lama, Ranto Parapat, Labuhanbatu ini, namun tidak satu orang pun yang bertugas di puskesmas itu mendatangi korban untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam video itu, seorang wanita yang mengenakan baju berwarna hitam itu sengaja menyetel durasi video tiktoknya selama 60 detik.
"Biasa 10 detik, ini 60 detik. Tidak ada yang nanggapi bapak ku. Ini bapakku dari tadi di ambulan. Dari tadi diangguri, gak ada dokter, gak ada yang mau nolong," kata wanita yang ada di dalam video itu.
Dia juga mengatakan kalau orang-orang yang berada di puskesmas hanya bisa diam. Tidak ada yang mau menangani orangtuanya. "Karena bukan orang ini yang ngalami. Kalau orang ini, mungkin sudah di kampak-kampak," katanya kesal.
Dalam video, terlihat sejumlah orang sedang berada di dekat mobil ambulan yang membawa orang tua perekam video. Namun semua terlihat diam dan hanya melihat.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru
DPC PJS Labuhanbatu Raya Wacanakan Muscab ke II dan Pelantikan Pengurus
Polsek Padangsidimpuan Hutaimbaru Bersama Warga Gelar Giat GKN
Sat Reskrim Polres Sergai Gerak Cepat Tindaklanjuti Informasi Masyarakat Dugaan Perjudian Tembak Ikan di Sei Bamban
Klarifikasi Keluhan Warga Soal Asap, Pemilik Usaha Arang Batok di Desa Pon Tegaskan Usaha Tidak Ilegal
Nahkodai Pordi Labuhanbatu, Rizky Rahman Optimis Majukan Olahraga Domino
KSR PMI Unit Unsam Manfaatkan Momen Dies Natalis untuk Aksi Kemanusiaan
Jembatan BDB 95, Selama Satu Dasawarsa Menjadi Saksi Bisu Polri untuk Masyarakat