Dibangun dari Daur Ulang Sampah, Musa Rajekshah Sebut Recycling Village Jadi Magnet Wisatawan
Recycling Village di Bukit Lawang Jadi Magnet Wisatawan
Foto: Istimewa
Wagub Sumut, Musa Rajekshah mengunjungi “Recycling Village” di Desa Timbang Jaya, Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, yang merupakan kampung yang dibangun dari daur ulang sampah.
Baca juga: Air Terjun Silomata Di Desa Malum, Lubuknya Ikan Jurung
"Ini yang perlu kita sadari. Satu sisi sampah ini membahayakan. Memberikan penyakit dan lainnya dan jika dikelola memberikan keuntungan ekonomi bagi kita," sebut Wagub.
Untuk itu, ia mengapresiasi Project Wings Indonesia di bawah naungan Bastian selaku Manager Program dari Jerman, Sabarata Bangun, Recycling Village Manager serta Iwan Purba yang telah menghadirkan tempat tersebut.
"Saya takjub dengan tempat ini. Sewaktu jalan pagi bertemu dengan Bastian dan melihat langsung bangunan ini sungguh luar biasa. Sekali lagi terima kasih," ujarnya.
Menambahkannya, Sabarata Bangun mengatakan bahwa kampung ini hadir agar masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan. "Bangunan ini kami buat dari sampah plastik, kemudian dipadu dengan tanah serta bambu yang semuanya kami beli dari masyarakat di Bukit Lawang," sebutnya.
Tempat ini sudah dibangun dari tahun 2020 lalu. Hanya saja sempat terkendala saat pandemi. Ditargetkan akhir 2023 pembangunannya sudah selesai, sehingga nantinya di tempat itu akan ada ruang edukasi, kemudian tempat anyaman dengan memberdayakan masyarakat lokal dan lain sebagainya.
"Dan yang pasti harapan kami ini mengundang wisatawan untuk datang ke Bukit Lawang," sebutnya.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Profil Tiorita Surbakti, Plt Bupati Langkat Pengganti Syah Afandin yang Terjerat OTT KPK
Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat Usai Syah Afandin Ditahan KPK
Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat Usai Syah Afandin Ditahan KPK
Logam Platinum Sitaan KPK di Mobil Syah Afandin Bernilai Rp40 Miliar
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Suap Proyek
Mengenal Sosok Syah Afandin, Bupati Langkat yang Kini Tersandung OTT KPK
Komentar