Camat Kotanopan Bantah Hasil Laporannya ke Bupati Madina Terkait Jumlah Excavator
Bantahan Camat ini, terkait jumlah banyaknya excavator yang saat ini beroperasi di kawasan PETI.
Agus menjelaskan saat ini ada sekitar 7 unit excavator yang masih beroperasi di kawasan PETI yang terletak di beberapa desa di Kecamatan Kotanopan. Pernyataan ini, disampaikan untuk membantah informasi yang salah yang disampaikan oleh Bupati Madina.
Baca Juga:
"Saya memang melaporkan ke Pak Bupati. Saat ini saya laporkan hanya ada 7 excavator yang beroperasi. Mungkin karena pak Bupati sedang capai atau dalam kondisi kurang fit, sehingga Pak Bupati salah menafsirkan laporannya," ungkap Agus.
Agus pun meminta agar media melakukan ralat terhadap pemberitaan sebelumnya. Sehingga tidak menimbulkan pandangan yang buruk atas apa yang terjadi di Kotanopan.
"Baiknya diralat. Sehingga tidak menimbulkan persepsi buruk, karena Pemerintah melakukan pembiaran di kawasan PETI. Karena dari awal hingga hasil rapat kemaren, Pemerintah baik dari Kecamatan maupun Kabupaten sudah melakukan pelarangan kegiatan ilegal itu," ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Madina, Sukhairi Nasution menjelaskan berdasarkan laporan dari Camat Kotanopan ada sekitar 70 excavator yang beroperasi di kawasan PETI. Dan ini membuat dirinya terkejut dan sempat shock dengan banyaknya jumlah excavator yang melakukan kegiatan ilegal di sana.
"Saya shock dan terkejut. Berdasarkan laporan dari Camat Kotanopan tadi, saat ini ada sekitar 70 excavator di kawasan PETI Kotanopan itu," ungkapnya, Jumat (19/4/24).
Perlindungan Rakyat Melalui Prestice Tersosialisasikan di Tapsel
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Tapsel, Tergelar
Athalla Net dan Regar Net Dilaporkan, Azkyal Network Tagih Progres di Polres Madina
TGSC Terima SP2HP Terkait Pemeriksaan Saipullah Nasution
TGSC Datangi Polres Madina, Pertanyakan Laporan