Dua Korban Tertimbun Longsor Tambang Emas Masih Dalam Pencarian di Sumatera Barat
Redaksi - Sabtu, 28 September 2024 17:00 WIB
Antara
Evakuasi korban longsor tambang
bulat.co.id -SUMBAR I Ketidakamanan yang terkait dengan tambang emas ilegal telah membuat banyak orang menjadi korban dan memberi tahu kita betapa berbahayanya jenis pekerjaan tersebut.
Setidaknya dua penambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih tertimbun tanah longsor dan sedang dicari sejak kejadian Kamis lalu.
Baca Juga:
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Padang bekerja sama dengan instansi terkait dan masyarakat sekitar dalam melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa dua orang korban masih dalam proses evakuasi.
Sedihnya, insiden ini menambah jumlah korban tanah longsor di tambang emas ilegal sebanyak 25 orang.
Dari jumlah tersebut, 12 penambang telah meninggal dunia dan 11 orang lainnya selamat setelah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Talang. Dua orang lainnya masih dalam proses evakuasi.
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Pemkab Tapsel Dukung Program Desa Binaan USU Tahun 2026
Wabup Tapsel Lepas Kafilah MTQ ke-40 Tingkat Provsu Tahun 2026
Wabup Tapsel Panen Jagung Varietas Betras 32 F1 di Arse Nauli
Bupati Tapsel Ajak Warga Angkola Barat Manfaatkan KUR Nol Persen Pada Tahun Pertama
Ringkus Pengedar Narkotika, Polsek Kualuh Leidong Sita Barang Bukti 33,94 Gram Sabu
Pemko Langsa Hadirkan Pasar Murah Jelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Komentar
Berita Terbaru
Kodim 0204/DS Koramil 10/SR Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan dan Persatuan Bangsa
Kelompok Tani Karya Mandiri Tampilan Tradisi dan Budaya Jawa, Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Labuhanbatu Gelar Anjangsana Jenguk 2 Personel yang Sakit
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Labuhanbatu Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Satreskrim Polres Labuhanbatu Ringkus 2 Terduga Pelaku Curat Indomaret di Rantauprapat
Ratusan Warga Baroh Langsa Lama Meriahkan Malam 1 Muharram Dengan Pawai Obor
Penjualan Televisi dan Perangkat Pendukungnya Meningkat Di Kota Langsa Saat Piala Dunia 2026