Kepala Sopir Dirintelkam Polda Sumsel Pecah Setelah Dikeroyok Empat Pemuda
Hendra Mulya - Rabu, 19 April 2023 22:44 WIB
Internet
bulat.co.id -Sopir Direktur Intelkam (Dirintelkam) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Iskandar F. Sutisna menjadi korban begal dan pengeroyokan yang dilakukan oleh empat orang remaja.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Akibat peristiwa ini, kepala korban, Bripka Simon pecah. Peristiwa ini terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.
Pelaku yang sudah ditahan ini mengaku nekat menganiaya korban karena dalam kondisi pengaruh minuman keras.
Kuasa hukum keempat pelaku, Prabowo Febrianto membenarkan peristiwa itu. Dirinya mengatakan kalau pelaku berusia 20 hingga 23 tahun dengan inisial BA, KE, FA dan IR.
"Kejadian ini sudah lama, sekitar tanggal 3 Maret 2023 lalu dan saat ini dalam proses hukum," ujarnya, Rabu (19/4/23).
Diceritakannya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, di Simpang Lampu Merah, Jalan Angkatan 45, Ilir Barat I, Palembang, Sumsel. Saat itu, keempat pelaku dalam kondisi mabuk minuman keras.
Tanpa sadar, terjadilah penganiayaan itu yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. Korban yang tidak terima, kemudian membuat laporan polisi ke Polda Sumsel di hari yang sama dengan nomor LP/B/124/III/2023/SPKT.
Halaman :
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru
PPTS di Pantai Cermin dan Serbajadi Terima Kompensasi Selisih Harga Pupuk Subsidi
Prabowo Salurkan 1.098 Ekor Sapi Kurban ke Seluruh Kabupaten dan Kota, Anggaran dari APBN Capai Rp100 Miliar
Ribuan Korban Banjir di Langsa Cairkan Bantuan Rp8 Juta dari Kemensos
Gerak Cepat Satlantas Polres Sergai Tangani Laka Maut di Perbaungan
Hari ini Cair! 1.307 KK Korban Banjir di Langsa akan Terima Bantuan Penguatan Ekonomi dari Kemensos RI
Pemerintah Terapkan Ekspor SDA Satu Pintu, Dinilai Perkuat Devisa namun Dikhawatirkan Tekan Pelaku Usaha
Berkaca Kepada Empat Kepemimpinan Ketum PBNU Sebelumnya