7 Kopi Populer di Dunia, Salah Satunya Dari Aceh
Istimewa
Kopi
3. Arabika Gayo
Biji kopi bernama Arabika Gayo ini adalah varietas kopi yang diproduksi di Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh. Biji kopi yang ditanam di kawasan Gayo berada pada ketinggian 1700 meter di atas permukaan laut.
Arabika Gayo dikenal sebagai biji kopi yang memiliki tingkat keasaman tinggi, rasa pahit yang sedap dan kuat dengan sentuhan rasa kacang, karamel, cokelat hingga buah-buahan. Dilansir dari detikFood, Minggu (8/1/2023), sejarah penanamannya melalui proses yang sangat panjang dan dikenal sebagai bagian penting dari sejarah di Aceh Tengah.
4. Cafe de Valdesia
Kopi Cafe de Valdesia merupakan varietas yang berasal dari perpaduan Typica dan Caturra yang tumbuh di dataran tinggi, provinsi Ocoa, Peravia dan Cristobal, Republik Dominika. Penanaman pohon kopi tersebut pertama kali dilakukan tahun 1735 dan masih dijaga kelestariannya hingga hari ini.
Biji kopi yang satu ini berkembang bersamaan dengan industri kakao lokal yang memiliki peran penting pada agrikultur negara Republik Dominika. Biji kopi ini paling banyak dipesan dengan tingkat roasting medium, medium-dark dan dark tergantung kebutuhan penikmatnya.
Baca Juga:
- Tim PKM Unsam Luncurkan Model Partisipatif Air Bersih Berkelanjutan di Aceh Tamiang
- PMB Unsam Kolaborasi dengan Komunitas Mahasiswa Peduli Literasi University of Cambridge Gelar Aksi Literasi untuk Anak Korban Banjir di Aceh Timur
- UNSAM Hadirkan Instalasi Air Bersih Darurat untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Tim PKM Unsam Luncurkan Model Partisipatif Air Bersih Berkelanjutan di Aceh Tamiang
PMB Unsam Kolaborasi dengan Komunitas Mahasiswa Peduli Literasi University of Cambridge Gelar Aksi Literasi untuk Anak Korban Banjir di Aceh Timur
UNSAM Hadirkan Instalasi Air Bersih Darurat untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Bersih, Belajar, Berdaya: Jejak Mahasiswa Lintas Kampus di Kebun Medang Ara
Mahasiswa KKN Kemanusiaan Kolaborasi Gelar Pendampingan Psikososial Anak Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Kontribusi Nyata Pasca Banjir, Kelompok 10 KKN Kemanusiaan UNSAM-UNY Gelar Kegiatan Edukatif dan Keagamaan di Desa Marlempang
Komentar