Abi Salim Bertemu Lanal Labuan Bajo Sebelum Para Penambang Dilepaskan
Abi Salim adalah orang yang bekerja untuk Mawatu Resort. Dalam kasus ini, Abi Salim bertugas merekrut dan disebut pemberi informasi soal kebutuhan pasir Mawatu Resort ke para penambang.
Pertemuan antara Abi Salim dengan Lanal Labuan Bajo itu diungkapkan oleh warga desa Tanjung Boleng kepada Babinsa desa Tanjung Boleng, Rafid.
Baca Juga:
Kepada Rafid, warga mengakui bahwa sebelum para penambang itu dilepaskan, Abi Salim bertemu dengan Lanal Labuan Bajo.
Rafid juga menjelaskan bahwa, Abi Salim memajaki para penambang dengan memotong 5 kubik dari setiap perahu. Dari harga per kubiknya 250 ribu, Abi Salim ditafsirkan mendapatkan keuntungan ratusan juta dari potongan tersebut. Kepada warga, Abi Salim beralibi bahwa, potongan itu nantinya akan diserahkan kepada ulayat Mbehal. Namun, nyatanya tidak.
"Dia [Abi Salim] tipu semua masyarakat itu. Dipotonh 5 kubik per perahu. Katanya untuk dikasih ke ulayat Mbehal," ungkap Rafid saat diwawancara. Jumat, [28/2] siang.
Menurut Rafid, Abi Salim tak hanya menipu para warga tetapi juga para ulayat Mbehal.
Rafid menceritakan bahwa Ulayat Mbehel tidak tahu menerima dan tidak tahu soal uang tersebut. Para Ulayat Mbehal itu pun mengaku kesal dengan sikap Abi Salim.
Peran Abi Salim dalam kasus ini juga diungkapkan oleh Abdulah, salah satu warga desa Tanjung Boleng yang kami temui di rumahnya di desa Tanjung Boleng pada Kamis, [13/2] lalu.
Abdulah mengungkapkan bahwa, usai dilepas oleh Lanal Labuan Bajo para nelayan tradisional ini langsung diarahkan untuk berkumpul di rumah Abi Salim di Golo Koe.
"Semua [para penambang] udah di Labuan Bajo pak. Mereka kumpul di rumah Abi Salim di Golo Koe. Bapak silahkan ke sana langsung," pinta Abdulah.
Setelah mendapatkan informasi dari Abdulah pada Kamis, [13/2] lalu, Jurnalis media ini mendatangi rumah Abi Salim di Golo Koe Labuan Bajo. Namun, Abi Salim dan beberapa orang keluar dari rumah menggunakan speda motor.
Kepada salah satu perempuan yang mengaku keponakan Abi Salim, Jurnalis media ini memastikan yang keluar menggunakan speda motor itu adalah Abi Salim. Perempuan itu menegaskan bahwa, yang keluar menggunakan speda motor itu adalah Abi Salim. Namun, ia tidak mengetahui ke mana Abi Salim pergi.
Setelah mendapat informasi tambahan dari Babinsa Rafiq, Jurnalis media ini kembali mencoba menghubungi Abi Salim dengan menggunakan pesan Whatsapp.
Sejumlah pertanyaan Jurnalis media ini tidak ditanggap.
Informasi yang diperoleh dari sumber lain, Abi Salim sedang berada di Jakarta.
Dapur SPPG di Kabupaten Sergai Layani 137.959 Penerima Manfaat di Bulan Ramadan
Viral di Media Sosial, Lapas Kelas II A Rantauprapat Diduga Kutip Tarif Hunian Kepada WBP
Wisuda Periode II 2026 UNPRI Jadi Panggung Global: Pengukuhan 1.141 Lulusan dan Adjunct Professor Internasional
Raja-raja Adat Mandailing Jatuhkan Sanksi Tegas atas Aksi Miswar Daulay Cs
Tim PKM Unsam Luncurkan Model Partisipatif Air Bersih Berkelanjutan di Aceh Tamiang