Pensiunan Polisi Pukul Petugas SPBU gegara Tak Terima Ditegur untuk Antre
Redaksi - Kamis, 04 Januari 2024 10:00 WIB
Istimewa
bulat.co.id -LAMPUNG | Seorang pensiunan Polisi bernama I Ketut Gister memukul seorang petugas SPBU di Pringsewu bernama Ridho. I Ketut Gister melakukan pemukulan karena tak terima ditegur Ridho karena tidak mengantre di SPBU.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik menyebut peristiwa ini terjadi usai Ridho menolak melayani I Ketut yang ingin mengisi BBM. Ridho mengambil sikap begitu karena I Ketut tidak mengantre.
"Jadi dari hasil penyelidikan kami, pensiunan Polri ini sedang terburu-buru untuk mengikuti upacara untuk dirinya di Polres Tanggamus. Pada saat itu dia ingin mengisi BBM, namun tidak dilayani oleh korban karena yang bersangkutan tidak mau antre sehingga terjadi cekcok dan pemukulan tersebut," kata Kombes Umi melansir, Rabu (3/1/24).
Usai pemukulan itu, lanjut Umi, keduanya dipertemukan untuk dilakukan mediasi. Dalam mediasi itu, disepakati bahwa Ridho tidak akan melaporkan peristiwa ini dan I Ketut juga sudah mengakui kesalahannya.
"Setelah peristiwa itu, keduanya dipertemukan untuk sepakat berdamai. Keduanya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan," ucap Umi.
Umi melanjutkan, Polda Lampung menyatakan hal tersebut jelas menjadi pelajaran untuk personel Polri ke depannya agar menjadi lebih baik lagi.
"Anggota Polri juga tidak boleh bersikap arogan. Harus mampu mengendalikan emosi dan mengikuti tata tertib dan peraturan yg berlaku. Ini jelas menjadi pelajaran untuk kami agar ke depannya bisa lebih baik dalam melayani masyarakat," jelasnya.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Polri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026, Libatkan Jajaran hingga Tingkat Polsek
RUU Polri Buka Peluang Anggota Aktif Isi Jabatan di BGN dan BPOM
Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu, Tebar Kepedulian dan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
TGSC Datangi Polres Madina, Pertanyakan Laporan
SPBUN PTPN I Regional VI dan Manajemen PTPN IV Regional VI Gelar Buka Puasa Bersama
MUI Dolok Masihul dan Tokoh Agama Tegaskan Dukungan, Polri Harus Tetap di Bawah Presiden RI
Komentar