Dua Unit Rumah Warga Desa Paya Lombang 'Disapu' Angin Puting Beliung, Seng Terbang
Dua unit rumah warga di sana terkena bencana tersebut. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa hujan disertai angin kencang 'menyapu' seng rumah milik warga, dan satu rumah mengalami kerusakan berat yang diketahui milik Jumaidi, sedangkan satu lagi mengalami kerusakan ringan.
Baca Juga:
Camat Tebing Tinggi, Sukma Permana, SE, M.Si membenarkan peristiwa tersebut dan memberikan keterangan melalui pesan WhatsApp bahwa dua rumah tersebut terkena angin puting beliung dan kerusakan pada seng terjadi. Ia menjelaskan bahwa satu rumah mengalami kerusakan ringan, sedangkan rumah satunya mengalami kerusakan berat.
Camat mengatakan bahwa untuk kerusakan rumah yang berat, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa dan akan dilaksanakan gotong royong bersama masyarakat. Dia menambahkan bahwa gotong royong akan dilakukan pada keesokan harinya.
Sementara itu, informasi sementara menyebutkan bahwa masih terdapat daerah lain di Kecamatan Tebing Tinggi yang juga terkena bencana alam angin puting beliung. Bulat.co.id mencoba mengonfirmasi BPBD Sergai terkait bencana tersebut.
Yusnar Al-Banjari Terpilih Jadi Ketua Wartawan Mitra Humas Polres Sergai Periode 2026–2028
Sempat Dihentikan BGN, 14 Dapur MBG di Sergai Kini Kembali Beroperasi
Tim Unit 2 Satres Narkoba Polres Sergai Ringkus Pengedar Sabu asal Deli Serdang
Polsek Dolok Masihul Olah TKP Kebakaran Rumah dan Klinik Ananda
Dapur SPPG di Kabupaten Sergai Layani 137.959 Penerima Manfaat di Bulan Ramadan
Sat Intelkam Polres Sergai Bagikan Takjil Jelang Berbuka Puasa
Danrem 023/KS dan Rombongan Kunker ke Kodim 0212/TS
Pemimpin Cabang BRI Kisaran Temui Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran, Pastikan Isu Lembur Tidak Dibayar Hoax
Kinerja BRI Cabang Kisaran Tumbuh Solid, DPK dan Kredit Meningkat Sepanjang 2025
Jelang Jadwal Keberangkatan, Calon Jemaah Haji Kota Langsa Meninggal Dunia
TGSC Terima SP2HP Terkait Pemeriksaan Saipullah Nasution
Danpuslatpur Resmikan Grand Opening English Corner di Puslatpur
Dosen Universitas Samudra Terapkan Teknologi Sederhana untuk Air Bersih Pascabanjir di Aceh Tamiang