Terkait Kenderaan Kecelakaan Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan Terkesan Saling Lempar Bola
bulat.co.id - Hingga sampai saat ini, belum ada kepastian informasi terkait berita acara pasca penyerahan dokumen roda empat jenis SUV merek Toyota Fortuner dengan Nopol BB 1660 F yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Kamis (9/3/2023) lalu.
Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan (RN) yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalinsum Kota Tebing Tinggi, hingga sampai saat ini, masih berada di Gudang Sekretariat DPRD tersebut tergeletak serta belum ada perbaikan tampak rinsek juga terlantar tanpa ada ban, cup mesin, tape dan lainnya.
Baca Juga:
Kepada awak media pengurus barang dari staf Sekretariat DPRD Kota Padangsidimpuan Rusli Adi Siregar menyebutkan pihak Sekretariat tidak menerima dokumen kecelakaan kenderaan tersebut.
"Kondisi mobil yang yang mengalami kecelakaan di Jalinsum Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu tersebut diterima pihak Sekretariat DPRD Padangsidimpuan sudah seperti yang terlihat sekarang ini," sebut Rusli Adi.
Kabag Umum DPRD Kota Padangsidimpuan, Oktarina Siregar, saat ditemui awak media, Kamis (22/8/24), tampak enggan berkomentar, ketika terkonfirmasi masalah tersebut terkesan saling lempar bola.
"Saya masih banyak kerjaan, silakan langsung tanyakan ke Pak Sekwan," ujar Oktarina Siregar sambil berlalu.
Sementara, Sekwan DPRD Padangsidimpuan, Ahmad Bakri Pulungan tidak bersedia menyampaikan pernyataan terkait kondisi Mobil Dinas tersebut.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Polsek Padangsidimpuan Hutaimbaru Bersama Warga Gelar Giat GKN
Lapas Padangsidimpuan Gelar Ikrar Pemasyarakatan
Lapas Padangsidimpuan Lanjutkan Program Ketapang di Lahan SAE
Gang Sempit di Kota Padangsidimpuan Diduga Jadi Titik Edar Sabu, Dua Pria Ditangkap Polisi
Tokoh Masyarakat Kampung Darek Datangi Mapolres Padangsidimpuan, Beri Dukungan atas Pengungkapan Kasus Narkoba