Harimau Sumatera Terjerat Perangkap Babi Hutan di Simalungun
bulat.co.id -SIMALUNGUN | Seekor harimau berjenis kelamin jantan terjerat perangkap babi hutan di Kabupaten Simalungun.
Harimau itu terkena jeratan di wilayah perladangan di Dusun Marihat Tonga, Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan pada Minggu (22/10/23).
Baca Juga:
- Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani
- Bupati Tapsel Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah di Kawasan Hutan
- Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat Usai Syah Afandin Ditahan KPK
Keesokan harinya, Senin (23/10/23), harimau akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim BKSDA dibantu pihak kepolisian.
Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung mengatakan, satu ekor harimau yang terperangkap di jeratan babi hutan milik warga itu bisa dievakuasi dan dibawa ke Balai Konservasi Harimau Barumun di Tapanuli Selatan," kata Ronald, Selasa (24/10/23).
Baca Juga :Taman Ekowisata Harangan Girsang Akan Dibangun, Darianus Sinaga : Semoga Berdampak Positif Bagi Masyarakat
Ronald mengatakan, harimau itu terkena jeratan pada Minggu (22/10/23), sekitar pukul 12.00 WIB. Awalnya, hal itu diketahui oleh salah seorang warga saat mengecek jeratan babi yang dipasangnya.
Saat itu, warga mendengar auman harimau. Setelah dicek, ternyata harimau tersebut telah terkena jeratan babi.
Kejadian itu lalu dilaporkan warga tersebut kepada pihak kepolisian setempat hingga akhirnya diteruskan ke BKSDA Pematang Siantar. Keesokan harinya, petugas BKSDA lalu menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi harimau tersebut.
"Pada pukul 14.30 WIB, tim bersama dokter dapat mendekati dan sampai di lokasi terjeratnya harimau dan berhasil melakukan tembak bius ke harimau yang terjerat," jelasnya.
Setelah dibius, harimau tersebut baru bisa dievakuasi. Setelah itu, tim dokter memberikan pengobatan di bagian kaki harimau yang terkena jeratan.
"Setelah dievakuasi, langsung dilakukan perawatan dan pertolongan oleh dokter hewan, dengan memberikan infus , mengobati luka di kaki," ujar Ronald.
Baca Juga :Pria di Tebing Tinggi Tewas Ditikam Teman Dihadapan Istri-Anak
Perwira menengah Polri itu mengatakan harimau itu diperkirakan berusia 4-5 tahun dengan bobot sekitar 80 kg. Sejauh ini, pihaknya tidak ada menemukan ada warga yang menjadi korban dari harimau tersebut.
"Sampai hari ini, tidak ditemukan laporan warga yang menjadi korban terkaman harimau," pungkasnya. (dtc).
Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provsu 2026 - 2031, Bobby Nasution dan Gus Irawan Serukan Kolaborasi Wujudkan Ketapang dan Kesejahteraan Petani
Bupati Tapsel Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah di Kawasan Hutan
Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat Usai Syah Afandin Ditahan KPK
Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat Usai Syah Afandin Ditahan KPK
Masyarakat Apresiasi Tindakan Gubernur Sumatera Utara Tertibkan PETI di Bumi Gordang Sembilan