Korban Pembacokan di SPBU Helvetia Merupakan Anak Tunggal, Sang Ibu Sangat Terpukul
Korban Pembacokan di SPBU Helvetia
Foto: Bany Nasution
Rumah duka pelajar yang tewas dibacok di SPBU Helvetia
Baca juga: Pelaku Pembacokan Pelajar di SPBU Helvetia Medan Diamankan
Dari rawut muka yang letih, sedih dan sedikit enggan berkomentar. Namun, ia masih mempersilahkan jika ada tamu yang mau bersilaturahmi.
"Saya ngak menyangka ia meninggal seperti ini. Dia tidak pernah terlibat tawuran," ucapnya.
Reni katakan, sang buah hatinya itu merupakan anak yatim karena sudah lama ayahnya meninggal. Jadi ia sendirilah yang menyekolahkan anaknya sampai saat ini yang berstatus pelajar SMKN di Kota Medan.
"Maaf ya dek, saya ngak bisa ngomong apa-apa lagi. Maaf ya," ucapnya seperti muka yang terpukul melihat anaknya tersebut tewas bertepatan di Hari Guru Nasional.
Reni pun berharap agar pihak kepolisian dapat segera menyelesaikan kasus yang menimpa anaknya serta para pelaku di hukum dengan seadil-adilnya.
Editor
:
Tags
Ibu korbanmedanSPBU Helvetiasunggalanak tunggalbacokbulatBulat co idkorban pembacokanpelajar tewasTawuran pelajar
Berita Terkait
Bersih, Belajar, Berdaya: Jejak Mahasiswa Lintas Kampus di Kebun Medang Ara
Sekolah Swasta Genpita Ceria Nusantara Lantik Kepala TK, Wakil Kepala SD, dan Kepala SMP
Warga Pergudangan Tolak Kenaikan IPL, Pengelola 'Lembar Bola' ke Pusat
Kejati Sumut Salurkan Bantuan kepada Awak Media dan Masyarakat Korban Terdampak Bencana
Spiritualitas dan Strategi: Resep Sukses PSMS Raih Kemenangan Pertama
Polri Dukung Mahasiswa Polbangtan Medan Dampingi Petani Brigade Pangan di Sergai
Komentar