Polisi Ungkap 'Sulit' Menangkap Bos Judi Online di Singapura, Kenapa?
bulat.co.id - Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan polisi sangat sulit untuk menangkap bos judi online, J alias ABK di Singapura.
"Disana jangankan mencari DPO, teman aja kalau tidak mau ketemu, di sana (Singapura). Ya, dilindungi negara, agar tidak bisa ketemu. Di sana memang seperti itu peraturannya," ucap Kabid Humas, kepada wartawan, Jumat (26/8/2022).
Baca Juga:
- Judi Tembak Ikan Diduga Kembali Marak di Wilayah Hukumnya, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Bungkam
- Sat Reskrim Polres Sergai Gerak Cepat Tindaklanjuti Informasi Masyarakat Dugaan Perjudian Tembak Ikan di Sei Bamban
- Kasat Reskrim Polres Binjai Diduga Tutup Mata, FPMSU Desak Polda Tindak Tegas Lokasi Judi di Binjai
Sudah menjadi rahasia umum, Singapura merupakan negara "Surga" kepada para residivis baik itu pelaku koruptor maupun kejahatan lainnya. Disamping itu, Indonesia dan Singapura tidak mempunyai perjanjian ekstradisi.
Ditambah dengan di negara memiliki ikon kepala Singa dan badan ikan ini mempunyai privisi pribadi yang dilindungi negara.
"Untuk itu tentu koordinasi dengan Mabes Polri," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan pada tanggal 16 Agustus 2022, diperoleh informasi bahwasanya ABK dan keluarganya telah melintas di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Kualanamu sejak tanggal 9 Agustus 2022 ke Singapura.
Lokasi judi online ini berada di Komplek Cemara Asri digerebek oleh Polda Sumut. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.
Tempat judi online ini berkedok lokasi kuliner Warna Warni. Lokasi ini diduga kuat sebagai tempat operator situs judi online terbesar di Sumut dengan alamat situs LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D.
Dari lokasi ini diamankan sejumlah komputer yang diduga dijadikan alat oleh operator judi. Lokasi judi ini diduga beromset ratusan juta.
(ban)
Judi Tembak Ikan Diduga Kembali Marak di Wilayah Hukumnya, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Bungkam
Sat Reskrim Polres Sergai Gerak Cepat Tindaklanjuti Informasi Masyarakat Dugaan Perjudian Tembak Ikan di Sei Bamban
Kasat Reskrim Polres Binjai Diduga Tutup Mata, FPMSU Desak Polda Tindak Tegas Lokasi Judi di Binjai
HMI Sumut Desak Polda Berantas Lokasi Perjudian di Pasar 7 Marelan: Aseng Kayu Diduga Sebagai Pengelola
Polres dan Forkopimda Plus Tapsel Musnahkan BB Tindak Pidana Perjudian dan Pengungkapan Kasus Pupuk Ilegal