Malam Pertama Gagal, Lebe di Desa Jojogan Didemo Warga
Warga desa ramai-ramai menggeruduk kantor Balai Desa Jojogan.
Diduga, penyebab kerumunan ini adalah gagalnya malam pertama pernikahan seorang warga oleh seseorang yang dikenal dengan nama Lebe.
Baca Juga:
Dalam kejadian ini, warga mengklaim telah memenuhi semua persyaratan dan pembayaran yang diperlukan untuk melangsungkan pernikahan.
Namun, mereka merasa kecewa ketika malam pertama pernikahan berlangsung dengan berbagai hambatan dan akhirnya tidak dapat dilaksanakan.
Kepala KUA Kecamatan Watukumpul, Munasir, memberikan klarifikasi terkait insiden ini kepada wartawan.
Munasir menjelaskan bahwa masalah ini sebenarnya hanya disebabkan oleh kesalahan komunikasi.
Menurutnya, saat jadwal pernikahan sudah padat, pihak Lebe seharusnya memberitahu kepada yang bersangkutan untuk mengundurkan jadwal tersebut.
Namun, sayangnya, Lebe tidak memberikan informasi yang cukup kepada pasangan yang hendak menikah.
Bupati Tapsel Hadiri Pengajian Akbar Bulanan BKMT Sipirok
Laporan Dugaan Pemalsuan Surat Kades Juhar Berlanjut, Kuasa Hukum Pelapor Harap Polres Tebingtinggi Bekerja Profesional
BEM UI Bawa Lima Aspirasi dalam Demonstrasi, Kritik Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Ringkus Pengedar Narkotika, Polsek Kualuh Leidong Sita Barang Bukti 33,94 Gram Sabu
DPD WIB Tapsel Unjuk Rasa di Kantor Bupati Terkait Dana CSR yang Disorot KPK