Demi Rupiah Ibu di Pamekasan Tega Ekploitasi Anak
"Kami sudah terjun langsung kelapangan dan sudah di BAP anaknya. Namanya PT umur 10 tahun kelas 4 SD, alamat jungcangcang.Kenyataannya dia memang di manfaatkan oleh ibunya. dia disuruh, lalu diantar dan dijemput," kata Amir Mahmud Kepala bidang rehabilitasi sosial, Jumat (16/6/23).
Baca Juga :Dibakar OTK, Dua Sapi Kurban Hangus Terpanggang
Amir melanjutkan, perbuatan tersebut merupakan eksploitasi anak dan bisa di jerat hukum. Bahkan, setelah ditanya, ibu dari anak tersebut mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan bantuan sosial apapun dari dinas sosial setempat. Namun setelah dilakukan pengecekan di sistem, ternyata ibu tersebut mendapatkan tiga bantuan sekaligus.
Baca Juga:
"Dia dapat bantuan sosial sembako tiap bulan 200 ribu selama satu tahun. Bantuan sembako cadangan pangan pemerintah (CPP), juga dapat 10 kilo gram beras selama tiga bulan. Dan sekarang juga masuk dalam pengajuan penerima PKH, mungkin beberapa bulan ke depan," ungkapannya.
Baca Juga :Aksi Kejar-kejaran Warnai Razia Anjal dan Asongan di Pamekasan
Masih kata Amir, anak 10 tahun itu di suruh mengamen sejak hari Selasa kemaren. Sementara pendapatan setiap harinya disetor terhadap ibunya dan dengan nominal 50 ribu dan 70 ribuan.
Jajaki Kerja Sama, RSU Permata Madina Sosialisasikan Layanan Kesehatan kepada BRI Kanca Panyabungan
Ribuan Korban Banjir di Langsa Cairkan Bantuan Rp8 Juta dari Kemensos
Hari ini Cair! 1.307 KK Korban Banjir di Langsa akan Terima Bantuan Penguatan Ekonomi dari Kemensos RI
Bupati Tapsel Lantik Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan
Perkuat Wawasan Kebangsaan, Badikenita Sitepu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Bersama Masyarakat Tanjung Morawa