Menguat Sepekan, Bagaimana Nasib Rupiah Pekan Depan? Simak Prediksi Analis Berikut Ini
Namun, dalam sepekan, rupiah masih menguat 0,21% dari level penutupan Jumat lalu di Rp 15.728.
Berdasarkan kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,28% ke level Rp 15.693 per dolar pada Jumat (10/11). Sedangkan dalam sepekan, rupiah menguat hingga 0,49% dari level penutupan akhir pekan lalu di Rp 15.771.
Baca Juga:
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah pada hari terakhir perdagangan pekan ini didorong oleh pidato terbaru Gubernur The Fed Jerome Powell.
Dalam pernyataannya, Powell menyampaikan, The Fed belum yakin bahwa kebijakan moneternya masih cukup ketat.
Powell memperingatkan bahwa The Fed siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan. Komentarnya ini muncul setelah serangkaian pejabat The Fed menyampaikan retorika serupa.
Alhasil, pasar mempertimbangkan kembali ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya.
Analis Mata Uang Lukman Leong menambahkan, sentimen utama pergerakan rupiah pada pekan ini berasal dari data ekonomi China dan Indonesia.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u729743767/domains/bulat.co.id/public_html/theme/detail.php on line 313
Meski Melemah terhadap Dolar AS, Rupiah Terbukti Tetap Mengalami Penguatan
Meski Melemah terhadap Dolar AS, Rupiah Terbukti Tetap Mengalami Penguatan
Di Tengah Pelemahan Rupiah, Pemerintah Tegaskan Ekonomi Nasional Tetap Aman
DPR Desak Pemerintah dan BI Perkuat Koordinasi Hadapi Pelemahan Rupiah
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 21 Oktober 2024